Ikan Koi Hias Air Tawar dan Cara Membudidayakan - Ikan Koi yang
sebenarnya berasal dari Jepang ini kini sangat populer di Indonesia yang
mana memiliki bentuk yang sangat cantik dengan hiasan warna - warna
yang bervariasi pada Ikan Hias Koi ini.
Pada Ikan Koi ini sangat cocok untuk dipelihara di Kolam karena
kebutuhan nya untuk lebih leluasa agar mengalami pertumbuhan yang lebih
cepat.
Ikan Hias Air Tawar satu ini memiliki kepopuleran di Indonesia sejak tahun 1960 dan hingga saat ini masih begitu banyak peminatnya. Melihat cara membudidayakannya yang cukup mudah dan Juga keindahan corak yang dihasilkan dari sisik ikan itu sendiri. Bicara mengenai Budidaya akan kami bagikan kepada anda Cara Membudidayakan Ikan Koi ,
Ikan Hias Air Tawar satu ini memiliki kepopuleran di Indonesia sejak tahun 1960 dan hingga saat ini masih begitu banyak peminatnya. Melihat cara membudidayakannya yang cukup mudah dan Juga keindahan corak yang dihasilkan dari sisik ikan itu sendiri. Bicara mengenai Budidaya akan kami bagikan kepada anda Cara Membudidayakan Ikan Koi ,
- Pilihlah Induk yang terlihat lebih besar dan memiliki umur lebih tua kira-kira lebih dari satu rahun .
- Agar hasilnya lebih berbeda , kumpulkan Ikan Hias Koi tersebut pada kolam yang berisikan Aneka ragam Koi berjumlah 30 - 40 Ekor .
- Pilihlah indukan yang memiliki warna lebih cerah / terang.
- Beri Makan berupa Pelet 8 mm agar merangsang ikan untuk melakukan proses reproduksi, selain itu mampu memberikan daya tahan tersendiri bagi ikan tersebut.
- Setelah mengalami proses reproduksi dan sudah terdapat larva ikan, segeralah dipisahkan dari Induknya dan di Beri makan Cacing yang lebih lembut.
Adapun Jenis - Jenis Ikan Hias Koi sebagai Berikut :
- Ikan Koi Hias Air Tawar / Shusui Tanpa Sisik

- Ikan Koi Hias Air Tawar / Dainichi Kohaku


- Ikan Koi Hias Air Tawar / Koi Showa

- Ikan Koi Hias Air Tawar / Ochiba Sigure

- Ikan Koi Hias Air Tawar / Kumpay

2. IKAN CUPANG
Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah dipelihara.
Budidaya ikan cupang tidak memerlukan tempat luas dan modal yang besar.
Bisa dilakukan sebagai usaha rumahan.
Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.
Salah satu keistimewahan ikan cupang adalah daya tahannya. Sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan miskin oksigen.
Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya. Untuk mengetahui lebih jauh silahkan lihat cupang hias vs cupang adu.
Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Namun tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari spesies-spesies tersebut. Lihat juga jenis-jenis ikan cupang.
Untuk cupang jantan:

Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan hingga 1000
butir telur. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah
pembuahan. Berdasarkan pengalaman para pembudidaya, tingkat kematian
pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dalam satu kali kawin biasanya
hanya dapat dipanen 30-50 ikan cupang hidup.
Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Bila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin. Dimana anakan ikan semakin didominasi kelamin betina.
Berikut langkah-langkah pemijahan ikan cupang:
Kutu air bisa didapatkan di selokan-selokan yang tergenang, atau membelinya dari toko akuarium. Kalau tidak memungkinkan, kita bisa membudidayakan kutu air sendiri. Silahkan lihat cara budidaya kutu air daphnia dan moina.
Tidak disarankan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang telah dewasa dalam satu akuarium. Terlebih bila ukuran akuariumnya kecil dan tidak ada tempat berlindung. Ikan-ikan tersebut bisa saling menyerang satu sama lain. Akibatnya, sirip-siripnya tidak mulus dan warnanya kurang keluar.
Khusus untuk ikan cupang aduan, kita bisa memasukkannya ke dalam toples kaca kecil. Berdasarkan beberapa pengalaman, agar ikan lebih agresif simpan di tempat yang gelap. Jangan meletakkan toples ikan secara berdekatan. Karena ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke kaca. Berikan sekat tidak tembus pandang di antara toples-toples tersebut.
Gantilah air yang terdapat dalam wadah secara berkala. Lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan pada dasar wadah. Penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air
3. IKAN ARWANA
Pasti semua orang tahu, bahwa budidaya ikan arwana memang tidak semudah memelihara ikan hias lainnya. Pertama, Anda harus membutuhkan modal yang cukup banyak, karena bibit dan akuarium serta pemeliharaan juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tetapi budidaya ikan arwana ini memang sangat menjanjikan, simak cara budidaya ikan arwana dibawah ini.
Lalu untuk karakter air di kolam maupun akuarium harus jernih. Dan harus benar-benar jernih dan usahakan air terus mengalir, jadi Anda harus membuat filter untuk akuarium maupun kolam Anda. Lalu untuk Ph, usahakan Anda menjaga kadar Ph dalam air yaitu 6 atau 7, jangan lebih atau kurang. Sedangkan untuk temperatur, usahakan berada diposisi 26 derajat sampai 30 derajat. Jangan lupa untuk selalu menerangi selalu akuarium atau kolam Anda, dan jangan taruh dibawah sinar matahari langsung.
![Cara Budidaya Ikan Arwana Untuk Pemula [Studentpreneur] Cara Budidaya Ikan Arwana Untuk Pemula tips studentpreneur](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_sSttE5F6WeZzee8WUwKKmQNPihZvNG2NH9ttKnYgCwk0Z6q52LSaYAtyTFoffMTWwoKA9tIwFEWiDMNQxxvngRwOC1UBKN_WWn4cXP_t74Iz1_0DqfxzdM7BFrNS8F3s7VLjd1NUnhmtrbRU-hNI2lHLzCPSZmGzMncWQ8MDgU72ez=s0-d)
Jika untuk media kolam, Anda harus benar-benar mempunyai kolam yang besar. Karena kolam yang besar bisa menampung beberapa induk arwana. Biasanya, kolam untuk pengembangbiakan arwana butuh yang cukup luas, bisa 20m x 5m atau bisa lebih. Walaupun budidaya lewat kolam, Anda bisa memilih induk dari akuarium. Setelah induk siap, Anda bisa memindah ikan arwana kedalam kolam.
Biasanya ikan arwana sudah menemukan pasangannya ketika sering berenang berdampingan. Kedua pasangan ikan arwana ini akan berenang memutar, dengan kepala dan buntut saling menempel. Ketika Anda melihat indikasi arwana seperti itu, Anda harus segera memindahkan kedalam kolam atau akuarium tersendiri.
Kolam pengembangbiakkan biasanya terdapat batu-batu, untuk akuarium Anda bisa merubahya sedemikian rupa. Ikan arwana tidak perlu mendapatkan bantuan untuk bertelur. Ketika ikan arwana betina mengeluarkan telur, maka ikan arwana jantan seakan akan memakan telur tersebut. Padahal, telur ikan arwana tersebut akan dibuahi oleh ikan arwana jantan sampai keluar menjadi larva. Dan Larva yang sudah dikeluarkan oleh ikan arwana jantan biasanya yang sudah berumur 8 minggu.
4. IKAN MAS KOKI
Ikan Hias Mas Koki
: Merupakan ikan hias air tawar yang telah tersebar di indonesia yang
berbadan gemuk dan perut yang besar dengan ciri khas berenang yang
sangat indah. Cara membudayakan ikan jenis ini sangat mudah namun kita
harus teliti terhadap kondisi air dan lingkungan, karena ikan ini rentan
akan penyakit dan daya tahan tubuhnya lemah.
pemijahan pada sore hari, biasanya keesokan pagi telur sudah menempel pada eceng gondok.
lalu induk bisa dipindahkan ke kolam penampungan induk untuk
kemudian dipijahkan 1 bulan lagi. biarkan telur sampai menetas, jaga
agar tidak terkena suhu yang terlalu ekstrim dan jauhkan dari hewan
pemangsa yang ada.
Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi. Guppy dibagi
berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail
(ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4
macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow. Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.
Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.
Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.
Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita. Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line.
Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan
jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.
Cara Mengatasi Penyakit
PENYAKIT yang umum menimpa guppy adalah jamur. Perlu dipahami jamur tumbuh dengan cara yang berbeda dari bakteri. Jamur tumbuh dengan spora dan selalu tumbuh dengan kondisi tertentu. Mereka berkembang mempunyai siklus tertentu berupa spora
kemudian berubah menjadi organisme yang disebut miselium.
Jamur ini dapat berkembang biak sangat cepat, berbentuk seperti benang/ulir dan membentuk jaringan-jaringan seperti lapisan yang tipis. Sedangkan bakteri yang biasa menyerang guppy adalah mycobacterium piscium, juga beberapa penyebab lainnya.
Perlu diperhatikan untuk melakukan pengobatan secara efektif harus melakukan diagnosa yang akurat, sehingga dapat mengatasi penyakit yang timbul. Penyakit yang umum menyerang ikan guppy adalah :
a. Saprolegnia.
Ciri-ciri ikan yang terserang adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen dalam
tempat sebanyak 2 tetes dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya berikan garam dan biarkan beberapa saat.
Berikan hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Atau bisa juga digunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan. Cara perawatan ikan yang terkena infeksi bakteri sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengobati.
b. Penyakit Bengkak atau Bloat
Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar karena kembung. Ini disebabkan karena peradangan usus ikan. Isolasi ikan yang terkena, lalu masukkan ke dalam satu galon air yang telah dibubuhi 2 sendok penuh garam Inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam, kemudian tambahkan air selama 12 jam. Setelah sembuh dapat dikembalikan ke tempat asal.
c. Jamur Mulut
Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut
merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati. Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.
d. Penyakit Insang
Ciri ikan yang terkena peradangan insang biasanya disebabkan oleh organisme virus. Ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa bakteri dan jamur dan paling sulit untuk diatasi.
Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya. Beberapa cara yang sudah berhasil dilakukan adalah dengan memberikan metapen mercurochrome direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.
e. Penyakit Kembung
Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan. Masih ada beberapa penyakit yang sudah umum diketahui, misalnya kutu atau jarum.
Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.
Salah satu keistimewahan ikan cupang adalah daya tahannya. Sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan miskin oksigen.
Jenis ikan cupang
Dilihat dari kecamata para pehobi dikenal dua macam ikan cupang, yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias dipelihara untuk dinikmati keindahan bentuk, warna dan gerakannya. Sedangkan cupang adu dipelihara untuk di adu. Perlu diketahui, di beberapa negara mengadu cupang termasuk tindakan ilegal.Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya. Untuk mengetahui lebih jauh silahkan lihat cupang hias vs cupang adu.
Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Namun tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari spesies-spesies tersebut. Lihat juga jenis-jenis ikan cupang.
Memilih indukan ikan cupang
Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah pertama yang harus disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin berasal dari keturunan unggul, kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan. Simpan indukan jantan dan betina di tempat terpisah.Tips membedakan cupang jantan dan betina!Sebelum pemijahan dilakukan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan. Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin adalah sebagai berikut.
Jantan: gerakannya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah, tubuhnya lebih besar. Betina: gerakannya lebih lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warna kusam, tubuh lebih kecil.
Untuk cupang jantan:
- Berumur setidaknya 4-8 bulan
- Bentuk badan panjang
- Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
- Gerakannya agresif dan lincah
- Berumur setidaknya 3-4 bulan
- Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
- Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik
- Gerakannya lambat
Pemijahan ikan cupang
Setelah indukan jantan dan indukan betina siap untuk memijah, sediakan tempat berupa wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tumbuhan air seperti kayambang.
Tempat yang diperlukan untuk pemijahan ikan cupang
Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Bila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin. Dimana anakan ikan semakin didominasi kelamin betina.
Berikut langkah-langkah pemijahan ikan cupang:
- Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Seabagai catatan gunakan air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terelebih dahulu air yang akan dipakai setidaknya selama satu malam. Hindari penggunaan air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit.
- Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Karena tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.
- Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan ke dalam aquarium dimana ikan jantan berada.
- Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
- Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.
- Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
- Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia). Pemberian pakan jangan lebih banyak dari burayak karena pakan akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.
- Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas. Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.
- Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.
Pakan ikan cupang
Pakan favorit yang biasa diberikan pada ikan cupang adalah kutu air , cacing sutera dan larva nyamuk. Pakan sebaiknya diberikan sesering mungkin, misalnya 3-4 kali sehari. Semakin sering frekuensinya semakin baik. Lebih baik sedikit-sedikit tapi sering dari pada sekaligus banyak. Hal ini untuk mengurangi resiko penumpukan sisa pakan yang bisa mengakibatkan berkembangnya penyakit.Kutu air bisa didapatkan di selokan-selokan yang tergenang, atau membelinya dari toko akuarium. Kalau tidak memungkinkan, kita bisa membudidayakan kutu air sendiri. Silahkan lihat cara budidaya kutu air daphnia dan moina.
Perawatan ikan cupang
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, ikan cupang relatif tahan banting. Bisa dipelihara dalam akuarium tanpa menggunakan aerator. Ikan ini tahan terhadap kondisi air yang minim oksigen. Walaupun begitu, disarankan untuk tetap menjaga kualitas air dengan memberinya aerasi dan filter pembersih. Agar ikan bisa berkembang sempurna dan selalu dalam kondisi bugar. Terutama untuk perawatan ikan kontes.Tidak disarankan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang telah dewasa dalam satu akuarium. Terlebih bila ukuran akuariumnya kecil dan tidak ada tempat berlindung. Ikan-ikan tersebut bisa saling menyerang satu sama lain. Akibatnya, sirip-siripnya tidak mulus dan warnanya kurang keluar.
Khusus untuk ikan cupang aduan, kita bisa memasukkannya ke dalam toples kaca kecil. Berdasarkan beberapa pengalaman, agar ikan lebih agresif simpan di tempat yang gelap. Jangan meletakkan toples ikan secara berdekatan. Karena ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke kaca. Berikan sekat tidak tembus pandang di antara toples-toples tersebut.
Gantilah air yang terdapat dalam wadah secara berkala. Lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan pada dasar wadah. Penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air
3. IKAN ARWANA
Pasti semua orang tahu, bahwa budidaya ikan arwana memang tidak semudah memelihara ikan hias lainnya. Pertama, Anda harus membutuhkan modal yang cukup banyak, karena bibit dan akuarium serta pemeliharaan juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tetapi budidaya ikan arwana ini memang sangat menjanjikan, simak cara budidaya ikan arwana dibawah ini.
Perhatikan akuarium dan kolam
Dalam cara budidaya ikan arwana, akuarium dan kolam sangat harus diperhatikan oleh peternak ikan arwana. Ada dua cara budidaya ikan arwana, yaitu lewat akuarium dan kolam. Untuk budidaya ikan arwana dalam jumlah yang banyak maka sebaiknya Anda juga harus menyediakan kolam untuk menampung ikan arwana. Pasalnya, karakter kolam yang berbatu sangat disukai oleh ikan arwana. Tetapi jika Anda tidak mempunyai tanah yang cukup luas, Anda bisa membuat akuarium sedemikian rupa agar karakternya seperti menyerupai kolam yang sedikit berbatu.Lalu untuk karakter air di kolam maupun akuarium harus jernih. Dan harus benar-benar jernih dan usahakan air terus mengalir, jadi Anda harus membuat filter untuk akuarium maupun kolam Anda. Lalu untuk Ph, usahakan Anda menjaga kadar Ph dalam air yaitu 6 atau 7, jangan lebih atau kurang. Sedangkan untuk temperatur, usahakan berada diposisi 26 derajat sampai 30 derajat. Jangan lupa untuk selalu menerangi selalu akuarium atau kolam Anda, dan jangan taruh dibawah sinar matahari langsung.
Jumlah akuarium dan kolam untuk budidaya
Untuk budidaya melalui akuarium, Anda harus mempunyai 4 sampai 5 kolam untuk budidaya. Karena jangan sampai ikan arwana yang berukuran dewasa ditempatkan dalam satu akuarium. Lalu untuk metode budidaya ikan arwana dengan akuarium, Anda harus mempunyai peralatan yang lengkap. Seperti alat pengatur suhu, oksigen pemancar gelembung dan selalu jaga sirkulasi air.Jika untuk media kolam, Anda harus benar-benar mempunyai kolam yang besar. Karena kolam yang besar bisa menampung beberapa induk arwana. Biasanya, kolam untuk pengembangbiakan arwana butuh yang cukup luas, bisa 20m x 5m atau bisa lebih. Walaupun budidaya lewat kolam, Anda bisa memilih induk dari akuarium. Setelah induk siap, Anda bisa memindah ikan arwana kedalam kolam.
Pilih jenis ikan arwana
Jenis ikan arwana sangat banyak, Anda bisa memilih ikan arwana jenis super red untuk mendapatkan keuntungan yang sangat banyak. Hal ini dikarenakan harga ikan arwana super red bisa sampai 5 juta untuk yang dewasa, dan benihnya per ekor bisa berharga 1 juta. Karena berharga sangat mahal, ikan arwana super red ini justru banyak diminati. Tetapi jika Anda tidak mempunyai modal yang cukup besar, Anda bisa memilih ikan arwana silver dimana harga bibitnya tidak terlalu mahal.Siapkan induk yang terbaik
Untuk induk ikan arwana yang siap untuk dikembangbiakkan adalah ikan arwana yang berumur 4 tahun atau lebih. Usahakan Anda memisahkan ikan arwana indukan ini dengan ikan arwana lain. Kenapa? Karena Anda harus memberinya makanan yang khusus, yaitu udang. Walaupun ikan arwana remaja juga memerlukan udang, tetapi ikan arwana dewasa tentu lebih lambat daripada ikan arwana remaja. Untuk membedakan mana ikan arwana betina dan mana yang jantan, Anda bisa melihat tubuh dan kepala ikan arwana yang lebih kecil dimana menunjukkan ikan tersebut adalah ikan arwana betina.Saatnya pengembangbiakkan
Sebelum memisahkan ikan arwana indukan, Anda harus benar-benar tahu mana ikan arwana yang sudah menemukan pasangan. Ketika Anda mencoba mempasangkan ikan arwana betina dan jantan, biasanya tidak sulit. Ikan arwana akan cepat menemukan pasangannya ketika didalam akuarium atau kolam terdapat ikan arwana yang berlawanan jenis.Biasanya ikan arwana sudah menemukan pasangannya ketika sering berenang berdampingan. Kedua pasangan ikan arwana ini akan berenang memutar, dengan kepala dan buntut saling menempel. Ketika Anda melihat indikasi arwana seperti itu, Anda harus segera memindahkan kedalam kolam atau akuarium tersendiri.
Kolam pengembangbiakkan biasanya terdapat batu-batu, untuk akuarium Anda bisa merubahya sedemikian rupa. Ikan arwana tidak perlu mendapatkan bantuan untuk bertelur. Ketika ikan arwana betina mengeluarkan telur, maka ikan arwana jantan seakan akan memakan telur tersebut. Padahal, telur ikan arwana tersebut akan dibuahi oleh ikan arwana jantan sampai keluar menjadi larva. Dan Larva yang sudah dikeluarkan oleh ikan arwana jantan biasanya yang sudah berumur 8 minggu.
Proses pembesaran benih
Untuk pembesaran benih, Anda harus menunggu sampai berukuran 12 cm. Untuk benih yang masih kecil berukuran 1 cm, Anda bisa memberinya cacing pita. Usahakan, ketika ikan arwana sudah berukuran 12cm, Anda harus langsung memindahkan anak-anak tersebut. Karena ikan arwana tersebut adalah pemakan segala, dan juga tidak peduli meskipun itu anaknya sendiri.Bentuk ikan arwana Anda
Setelah Anda memisahkan ikan arwana yang masih kecil, saatnya Anda mengembangbiakkan sampai berukuran 25 sampai 40 cm. Karena ikan arwana berukuran seperti itu yang paling dicari di dunia. Karena ikan arwana remaja ini berkarakter agresif yang sangat disukai pencinta arwana. Untuk menghasilkan warna ikan arwana yang lebih alami, Anda bisa menjemur ikan arwana di saat pagi hari. Karena sinar matahari pagi bisa membentuk warna alami arwana.Panen dan saatnya mendapatkan untung
Ikan arwana yang paling dicari adalah ikan arwana yang eksotis dan mempunyai warna yang indah. Usahakan Anda benar-benar menjaga warna dan kondisi ikan arwana. Anda bisa mencari penyalur besar ikan arwana atau usaha ikan hias yang ada di kota-kota besar. Ketika Anda sudah bekerja sama dengan penyalur, Anda tidak perlu repot-repot untuk menjual kesana-kemari.4. IKAN MAS KOKI
CARA MEMBUDIDAYAKAN IKAN HIAS MAS KOKI
CARA MEMBUDIDAYAKAN IKAN HIAS MAS KOKI
Untuk menghadapi problem atas sering kematian ikan hias jenis ini
mungkin kita harus memperhatikan kadar air, karena kadar amonia yang
terlarut kedalam air menyebabkan kematian pada ikan ikan ini. ada dua
hal yang bisa dikerjakan untuk menaganinya :
1. menetralisirnya atau mengganti airnya. menetralisisr kandungan amonia bisa menggunakan biofiltrasi
2. menumbuhkan lumut air, yang dapat menyerap zat yang bisa meracuni ikan tersebut.
Sebagian Teknik dari teknik di atas sudah biasa di pakai oleh para
peternak ikan mas koki atau para penghobi ikan jenis ini, serta sudah di
buktikan hasilnya oleh mereka.
LANGKAH LANGKAH MEMBUDIDAYAKAN IKAN MAS KOKI
Pemilihan induk mas koki
- induk yang baik dan siap dipijah memiliki panjang tubuh mencapai 7 cm (minimal) atau sebesar telur bebek dan memiliki umur lebuh dari 7 bulan.
- Pilih yang bertubuh bagus, dengan ekor yang lebar, sirip yang tegak saat bergerak, kepala kecil dan sisik yang indah atau tidak rontok.
- untuk mendapatkan anakan yang berwarna, maka induk harus memiliki tubuh yang polos tapi berbeda antara jantan dan betina, misalnya betina berwarna putih jantan berwarna kuning.
Cara pemijahan ikan mas koki
- akuarium atau kolam yang bersih diberi air lalu diendapkan kira-kira satu hari satu malam, kemudian taruh eceng gondok di dalamnya untuk melekatkan telur.
- pilih induk yang telah matang telur lalu dimasukkan dalam kolam
Pemeliharaan benih ikan mas koki
- setelah 2 sampai 3 hari maka telur akan menetas, pada hari ke 3 benih ikan sudah dapat di beri makan berupa kutu air yang telah kita saring.
- setelah berumur 15 hari, benih mulai bisa diberi makan cacing rambut sebagai tambahan kutu air.
- jaga ketinggian air 10 - 15 cm dengan pergantian air satu minggu sekali, air diganti dengan air yang diendapkan lebih dahulu.
- gunakan eceng gondok untuk melindungi benih dari sinar matahari yang terik.
Pembesaran ikan mas koki
- pembesaran dilakukan setelah benih berusia 1 bulan
- pada saat pembesaran akan memerlukan banyak sinar matahari, maka eceng gondok dikurangi
- makanan masih berupa cacing rambut, diberikan pagi hari...jika ada sisa sore harinya diangkat
- setelah usia ikan 4 bulan lebih, maka ikan sudah dikatakan calon induk, ikan jantan dan betina bisa dipisahkan untuk di pijah pada usia 8 bulan.
5.IKAN GUPPY
Budidaya Ikan hias air tawar jenis Guppy
Guppy
awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara
beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Induk jantan mempunyai
warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang,
mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip
perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip
panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang
cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus
macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow. Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.
Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.
Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.
Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita. Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line.
Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan
jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.
Cara Mengatasi Penyakit
PENYAKIT yang umum menimpa guppy adalah jamur. Perlu dipahami jamur tumbuh dengan cara yang berbeda dari bakteri. Jamur tumbuh dengan spora dan selalu tumbuh dengan kondisi tertentu. Mereka berkembang mempunyai siklus tertentu berupa spora
kemudian berubah menjadi organisme yang disebut miselium.
Jamur ini dapat berkembang biak sangat cepat, berbentuk seperti benang/ulir dan membentuk jaringan-jaringan seperti lapisan yang tipis. Sedangkan bakteri yang biasa menyerang guppy adalah mycobacterium piscium, juga beberapa penyebab lainnya.
Perlu diperhatikan untuk melakukan pengobatan secara efektif harus melakukan diagnosa yang akurat, sehingga dapat mengatasi penyakit yang timbul. Penyakit yang umum menyerang ikan guppy adalah :
a. Saprolegnia.
Ciri-ciri ikan yang terserang adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen dalam
tempat sebanyak 2 tetes dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya berikan garam dan biarkan beberapa saat.
Berikan hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Atau bisa juga digunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan. Cara perawatan ikan yang terkena infeksi bakteri sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengobati.
b. Penyakit Bengkak atau Bloat
Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar karena kembung. Ini disebabkan karena peradangan usus ikan. Isolasi ikan yang terkena, lalu masukkan ke dalam satu galon air yang telah dibubuhi 2 sendok penuh garam Inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam, kemudian tambahkan air selama 12 jam. Setelah sembuh dapat dikembalikan ke tempat asal.
c. Jamur Mulut
Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut
merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati. Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.
d. Penyakit Insang
Ciri ikan yang terkena peradangan insang biasanya disebabkan oleh organisme virus. Ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa bakteri dan jamur dan paling sulit untuk diatasi.
Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya. Beberapa cara yang sudah berhasil dilakukan adalah dengan memberikan metapen mercurochrome direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.
e. Penyakit Kembung
Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan. Masih ada beberapa penyakit yang sudah umum diketahui, misalnya kutu atau jarum.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar